Saudara Fellaini nyaris hancurkan rencana Mourinho

13-fellaini

Kemiripan Mansour Fellaini dengan saudaranya membawa kebingungan penjaga hotel yang meninformasikan kepada bos Chelsea jika United akan bermain tanpa pemain tengah raksasa Belgia ini.

Legenda Jose Mourinho yang terkenal didirikan pada persepsi bahwa dia selalu siap dengan setiap situasi yang bisa terjadi, tetapi saudara lelaki Marouane Fellaini, Mansour berusaha menguji teori tersebut beberapa jam sebelum Chelsea menghadapi Manchester United.

Fellaini mendominasi pikiran Mourinho dalam skuadnya menghadapi Liga Primer Sabtu lalu, dengan Special One memilih untuk memainkan Kurt Zouma bersama dengan Nemanja Matic di dasar lini tengah untuk mematikan ancaman aerial dari pemain Belgia ini.

Tetapi ketika hotel tempat berdiam tim Chelsea menerima seorang pengunjung dengan rambut keriting pagi hari sebelum pertandingan, Mourinho mendapatkan berita yang mengancam seluruh rencana yang telah dibuatnya: Fellaini tidak akan bermain.

Maestro Portugal ini dengan cepat bekerja keras untuk menemukan identitas sesungguhnya dari tamu yang tidak diharapkan ini, dan memberikan jalan mulus bagi Chelsea untuk mengalahkan United dan bergerak tiga angka lebih dekat pada gelar Liga Primer pertama sejak 2010.

Kami akan membiarkannya mengisi ruang kosong itu.

“Saya datang di pagi hari dan penjaga pintu mengatakan, ‘Fellaini tidak akan main,’” Mourinho berbicara kepada reporter.

“Penjaga pintu hotel menanyakan pria itu, ‘Apa yang anda inginkan di sini?’ Katanya, ‘Saya Fellaini dan saya ke sini untuk mengambil tiket dari teman saya Eden Hazard.’

“Perasaan saya tidak enak saat itu. Saya mencari di Google lewat telepon saya dan saya memasukan kata kunci ‘Fellaini brother.’ Pria itu ternyata sama.

“Jadi saya pergi dengan gambar tersebut menuju penjaga pintu itu. Saya mengatakan. ‘Yang ini atau yang ini?’ Dia melihat, ‘Yang ini.’

“Sialan, dia ternyata saudara lelakinya.”

Kejadian itu membuat Mourinho tetap memainkan rencana utamanya dengan berusaha sekuat tenaga mematikan pergerakan Fellaini. Hasilnya? Chelsea berhasil mencuri satu gol penting meski United berhasil mendominasi penguasaan bola sebanyak 70%. Mereka kini satu langkah lebih dekat pada gelar Liga Primer.