Manajer Chelsea Jose Mourinho ladeni banyak topik dalam wawancara Minggu kemarin

Jose-mourinho

Mourinho merasa timnya berhak dihadiahi dua penalty dan memprotes keputusan wasit mengeluarkan Nemanja Matic karena reaksinya terhadap Ashley Barnes, yang juga tampak menghadang Branislav IVanovic dengan terjangan berbahaya di babak pertama.

Terkait hasil imbang Burnley

“Saat turun minum, Burnley seharusnya sudah bermain dengan 10 orang dan Chelsea seharusnya sudah punya dua penalti. Secara normal, kami menang 3-0, sebut saja kita kehilangan satu penalti, kami menang 2-0 dan bermain melawan 10 orang. Kenyataannya di ujung pertandingan, kita yang bermain 10 pemain dan kehilangan dua angka.

“Tangan [Michael Kightly] menghentikan bola. Ruang terbuka saat itu. Bagi saya, itu jelas penalti. Pemain terbaik di dunia bisa membuat kesalahan. Mereka melewatkan penalti. Kiper terbaik di dunia membuat kesalahan. Orang ini salah satu wasit terbaik di sepak bola Eropa. Dia juga bisa membuat kesalahan. Kemarin dia membuat kesalahan penting.

Terkait takel Barnes pada Matic

“Saya tidak bisa menemukan kata untuk menggambarkan apa yang dia lakukan. Saya bisa memahami jika sepak bola adalah tentang emosi dan terkadang kamu kehilangan emosi. Jelas Matic punya alasan untuk kehilangan emosinya. Apa akibat dari dorongannya kepada pemain lain? Tidak ada. Akibat dari takel tersebut, Matic bisa saja kehilangan karirnya.”

Terkait kritik terhadap Diego Costa

Saat Diego mendapat larangan tiga pertandingan, mungkin tiga pertandingan juga untuk Matic, beritahu saya berapa larangan pertandingan yang layak diterima pemain ini [Barnes]?

Jika Diego mendapatkan larangan tiga pertandingan, berapa banyak yang harus diterima pemain ini?

Terkait wasit Martin Atkinson

“Ya, saya berbica dengan wasit. Tuan Atkinson memberitahu saya dia tidak punya kesempatan melihatnya di TV. Dia ada di kamar ganti dan tidak punya kesempatan menontonnya. Saya bertanya apakah dia dihubungi oleh keluarga, teman atau wasit lainnya untuk meminta masukan dan dia katakana: ‘TIdak, tidak sama sekali’.

“Dan dia mengatakan dia tidak melihta satu pun dari empat insiden yang saya bicarakan. Atau juga melihat apa yang sudah dia putuskan. Jadi untuk dia tidak ada alasan kuat untuk kartu merah pada tindakan pertama. Tidak ada alasan untuk penalti dan tidak ada alasan sebuah kartu di momen kedua.”

Terkait jarak lima angka

“JIka anda menanyakan tentang perbedaan lima angka saya akan menjawab, jika kita ada di situasi normal di mana kesalahan adalah bagian dari permainan, kami membicarakan tentang angka di Tottenham, angka di Southampton dan kami akan berada 12 angka di depan.”

Tentang Manchester City

“Saya berharap mereka menang. Saya tidak beripikir Newcastle tim yang baik, meski kemenangan mereka di Piala Capital One, untuk pergi ke kandang tim besar dan akan sangat sulit. Saya kira mereka sangat nyaman ketika bermain di kandang ketimbang bermain di tandang. Jelas 5-0 hasil yang besar tetapi saya juga menunggu tiga angka tersebut.

Tentang Louis van Gaal

“Dia pelatih fantastis dan seorang yang fantastis. Saya tahu dia betul. Pemain perlu beradaptasi dan memahami cara tampil di tingkat tertinggi dan hal yang sama dengan kami. Saya pikir Louis akan menemukan waktunya untuk membuat United memenangkan gelar lagi. Musim ini mereka punya kesempatan di FA Cup dan kesempatan untuk mengakhiri musim di empat besar dan kembali ke Liga Champions.

Tentang Arsene Wenger

“Dia punya pekerjaan impian yang kita semua inginkan. Saya pikir setiap manajer di dunia akan menyukai stabilitas dengan berada di sini tahun demi tahun, untuk menjual dan membeli dan membangun kembali dan menunggu dan menunggu kesuksesan.”

Tentang Arsenal

“Saya tidak mengerti mengapa mereka tidak berada di posisi di mana kami dan Man City berada karena saya sangat menyukai tim itu. Say akira mereka punya pemain yang baik. Alexis Sanchez dan Danny Welbeck adalah sosok penting yang menambahkan amunisi pada skuad yang sudah sangat baik. Saya pikir mereka tim yang menjanjikan.”